Merawat lingkungan hidup membutuhkan kepedulian dan tindakan nyata dari seluruh elemen masyarakat. Melalui Aksi Nyata Ekoteologi, STIKES Panca Bhakti Pontianak turut berpartisipasi dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa penanaman 1.000 bibit pohon di kawasan konservasi Rumah Pelangi, Desa Teluk Bakung.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara STAKAT Negeri Pontianak, Paroki Santa Sesilia Pontianak, STIKES Panca Bhakti Pontianak, serta Politeknik Tonggak Equator (POLTEQ). Sebanyak 230 peserta hadir untuk bersama-sama memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Komitmen Bersama Melalui Aksi Nyata Ekoteologi

Kegiatan ini menjadi implementasi nyata dari konsep Aksi Nyata Ekoteologi, yaitu pendekatan yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Program ini juga sejalan dengan salah satu prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia dalam mendorong kesadaran ekologis di berbagai lapisan masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini turut menghidupi spiritualitas Santo Fransiskus Assisi yang dikenal memiliki kasih dan kepedulian mendalam terhadap seluruh ciptaan Tuhan. Melalui semangat tersebut, peserta diajak untuk melihat pelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab moral sekaligus bentuk syukur atas anugerah lingkungan hidup.

Diawali Seminar Lingkungan, Dilanjutkan Penanaman Bibit Produktif

Sebelum melakukan penanaman, seluruh peserta mengikuti seminar mengenai pentingnya konservasi lingkungan dan keberlanjutan ekosistem. Materi yang disampaikan memberikan pemahaman mengenai peran masyarakat dalam menjaga keseimbangan alam melalui langkah-langkah sederhana yang berdampak besar.
Setelah sesi edukasi selesai, para peserta langsung melaksanakan penanaman bibit pohon produktif yang terdiri atas:
- Durian
- Petai
- Jengkol
- Pinang
Pemilihan tanaman produktif ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat di masa mendatang.
Semangat Kebersamaan Menghadapi Tantangan Medan

Pelaksanaan Aksi Nyata Ekoteologi tidak terlepas dari berbagai tantangan. Para peserta harus melewati jalur perbukitan dan kawasan lahan gambut untuk mencapai lokasi penanaman.
Namun demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat seluruh peserta. Kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan kegiatan ini.
Semangat kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa menjaga bumi memerlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari institusi pendidikan, organisasi keagamaan, hingga masyarakat luas.

STIKES Panca Bhakti Pontianak Mendukung Pelestarian Lingkungan

Sebagai institusi pendidikan tinggi di bidang kesehatan, STIKES Panca Bhakti Pontianak tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, tetapi juga berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan melalui berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Keikutsertaan dalam Aksi Nyata Ekoteologi menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata kampus dalam membangun kesadaran lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas institusi untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Setiap bibit yang ditanam hari ini diharapkan tumbuh menjadi pohon yang memberikan manfaat bagi lingkungan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.
Mari Bersama Menjaga Bumi
Pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui Aksi Nyata Ekoteologi, STIKES Panca Bhakti Pontianak mengajak seluruh civitas akademika dan masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang mendukung kelestarian alam.
Langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama akan memberikan dampak besar bagi keberlangsungan kehidupan di masa depan.
